Kacamata biasa (Zosterops palpebrosus) adalah nama sejenis burung kecil dari suku Zosteropidae, bangsa Passeriformes (burung petengger). Burung ini merupakan penetap di hutan-hutan terbuka di kawasan Asia tropis, mulai dari India ke timur hingga Cina dan Indonesia. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Oriental White-eye.
Burung kecil yang lincah, dengan panjang tubuh (dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 10–11 cm. Sisi atas tubuh tertutup bulu-bulu kehijauan atau hijau kekuningan (hijau zaitun), sedangkan sisi bawahnya sedikit bervariasi bergantung rasnya, kecuali leher dan dadanya yang berwarna kuning terang. Sayapnya membundar dan kaki-kakinya kuat.
Nama-namanya (“kacamata”, white-eye) merujuk pada lingkaran bulu-bulu kecil berwarna putih di sekeliling matanya. Nama marganya berasal dari kata Yunani zosterops, yang berarti ”sabuk mata”.
Gemar berkelompok, burung ini kerap membentuk gerombolan besar yang bergerak bersama di antara tajuk pepohonan; bahkan sering juga bercampur dengan spesies lain seperti burung sepah (Pericrocotus). Meskipun utamanya burung kacamata bersifat pemakan serangga, namun ia pun memakan nektar dan aneka jenis buah. Sembari mencari mangsanya di sela-sela dedaunan, burung ini terus bergerak dari satu ranting ke lain ranting, dan kemudian berpindah ke lain pohon yang berdekatan, sambil terus mengeluarkan suara berkeciap tinggi setiap beberapa saat sekali untuk berkomunikasi dengan anggota kelompok yang lainnya.
Di Jawa, burung ini tercatat bertelur mulai dari Januari hingga Oktober. Telur berjumlah kurang lebih tiga (2–5) butir berwarna biru pucat, diletakkan pada sarang berupa cawan kecil yang khas bentuknya. Sarang ini terbuat dari akar-akaran, tangkai dan tulang daun, dan bahan-bahan tumbuhan lainnya, serta dihiasi dengan lumut. Sarang diletakkan di percabangan ranting atau rumpun bambu, sekitar 2–4 m di atas tanah.
TIPS : Cara merawat burung Pleci Kacamata
Cara pemeliharaan burung pleci termasuk yang paling mudah. Makanan kesukaannya adalah pisang kepok, pepaya, apel, pir, tomat, dan buah lainnya.
Untuk perawatan harian cukup berikan pisang kepok, karena tidak gampang busuk dibanding buah lainnya. 1 pisang kepok biasanya habis 2 hari, maklum burungnya kan kecil, jauh lebih kecil dari pisang yg dia makan..
Jadi menurut saya perawatan burung ini paling gampang dan santai, apalagi jika disediakan juga voer pakan dlm kandangnya. Amaan deh!
Cukup 2hari sekali ganti pakan (kalau pisang kepoknya gede loh ya). Tapi untuk minumnya usahakan diganti setiap hari dan berikan tempat minum yang agak besar karena burung ini paling suka mandi dicepuk minumnya. Jadi pasti banyak air minumnya yang terbuang untuk mandi.
*untuk makan hariannya saya biasa kasih pisang kepok karena lbh awet tdk gampang busuk, juga lebih praktis. Kotorannya jg tidak bau, menggumpal mudah dibersihkan. Kalau pakan pepaya kotorannya encer berantakan kemana2 (lebih baik ga usah di kasih pepaya, karena pepaya membuat pleci jadi lemes).
*Supaya sehat seminggu sekali kasih juga buah lainnya bisa apel/buah pir dia juga suka.
Setiap pagi pleci di mandikan dengan semprot sprayer halus saja/sekedar basah tidak sampai kuyup, karena pleci akan mandi sendiri di cepuk minum. Jadi ingat berikan cepuk minum yang agak besar supaya dia bisa berendam, kalau cepuk yg ukuran kecil seringkali dia terjepit nggak bisa keluar and akhirnya koit.
Periksa makanannya, ganti minumnya.Tiap hari beri kroto sedikiiit aja, ulat kandang / hongkong juga boleh sedikit aja. Soalnya di alam liarnya burung ini juga doyan serangga kecil2. Juga tidak lupa berikan madu dlm cepuk kecil, karena burung ini juga pemakan nektar.
Bersihkan kandang.
Setelah diangin2kan pleci dijemur kira kira jam 7 sampe 10 (tergantung cuaca). Usahakan tdk melihat pleci lainnya, kalau memang terpaksa/tempat terbatas jemur dgn jarak berjauhan maksimal. Pasti rame saut-sahutan. Kalau terlalu dekat jemurnya teriaknya biasanya tdk ngotot.
Selesai jemur angin2kan ditempat teduh dulu trus krodong masukan ke rumah/tempat teduh. Kalau banyak burung gacor dirumah pasti semua bakal direkam/ditiru. Kalau gak ada burung lain ya setel aja suara masteran burung. Dijamin sebentar sj di tiru2 deh suara masteran/burung lainnya.
Sore biasanya jam 3 keluarkan burung semprot lg halus sj. Angin2kan lalu jemur lagi sampai jam 4-5 sore.
Selesai jemur angin2kan sebentar tambah air minumnya trus krodong lagi.
*kalau burung pleci kacamata dipelihara dgn tujuan untuk dinikmati suaranya setelah mandi jemur dan dimasukan dlm rumah tidak perlu dikerodong. Malam biasanya suka mandi lagi dicepuk minum, setelah itu biasanya suka ngoceh2 lg semaunya.
NASIB BURUNG PLECI DALAM DUNIA KICAU MANIA
Saat ini burung pleci masih dipandang sebelah mata oleh sebagian penggemar kicau mania Indonesia, padahal diluar negri di china, singapura, malaysia, burung ini terkenal dngan nama MATA PUTEH dan sdh dilombakan secara profesional, orang singapura mndapatkan burung ini dari malaysia, dan orang malaysia mndatangkan burung ini dari P. LOMBOK untuk kemudian dijual dengan harga yg berlipat lipat di singapura dan diberi nama burung mata puteh ( jngan sampai burung indonesia nanti nya di klaim oleh negara lain) Dngan hrg bahan cuma sekitar rp 5rb – 10rban kalo dirawat dan disertai pemasteran yg baik, bukan tdk mungkin akan menjadi jutaan. Saat ini sdh ada para PLECI MANIA yg aktiv mngadakan lomba pleci profesional di kelas campuran, bukan tdk mungkin suatu saat mnyusul lomba kelas cucak jenggot yg dulu juga di pandang sebelah mata…
PLECI MANIA DI FACEBOOK
Salah satu wadah online bagi para pecinta pleci di facebook adalah sebuah group terbuka BURUNG PLECI MANIA INDONESIA (ZOSTEROPS) dngan alamat : https://www.facebook.com/home.php?sk=group_179111498795393¬if_t=group_activity, yg digawangi oleh nama2 besar di dunia burung yaitu ISTIONO YUWONO, IRVAN SADEWA, MACARIUS SUKOCO, TIGER WONG, dll…
SALAM PLECI MANIA…